Recent Posts

Wednesday, 14 September 2016

Soekarno Mengusir Penjajah, Jokowi “Mengundang” Penjajah


Jokowi-JK dan PDIP (bersama KIH=Koalisi Indonesia Hebat) sepertinya lebih cenderung “menghambakan” diri di hadapan sejumlah negara asing. Jokowi-JK bahkan sepertinya telah berada di genggaman asing. Dan negeri ini benar-benar ingin kembali dijajah. Yakni dimulai dengan mengikuti “arahan” IMF-Bank Dunia, mengcekik leher dan memukul perut rakyat dengan cara mencabut subsidi BBM (menaikkan harganya) dengan dalih bahwa anggaran subsidi BBM-nya akan dialihkan untuk membiayai pembangunan sejumlah infrastruktur. Anehnya, Jokowi-JK hanya menaikkan harga BBM bersubsidi (untuk rakyat menengah ke bawah) sebesar Rp.2.000, sementara harga Pertamax untuk kalangan menengah atas tidak dinaikkan. Alasanya karena BBM bersubsidi tidak tepat sasaran, dan juga karena subsidi membuat rakyat jadi malas.

Mungkin yang dimaksud pemerintah tidak tepat sasaran dan malas itu adalah bahwa selama ini rakyat tidak tepat sasaran dan malas memasuki ke SPBU milik asing. Sekarang, rakyat sudah tepat “sasaran” mengunjungi dan tak lagi malas memasuki SPBU milik asing dengan oktan yang lebih baik dan harga cuma beda tipis dengan SPBU Pertamina. Di saat seperti itu, tentu usaha SPBU milik asing menjadi ramai dan meraup untung dari uang rakyat.

Ketika harga BBM dinaikkan, maka harga-harga kebutuhan pokok pun pasti ikut naik. Selain harga kebutuhan pokok sudah naik akibat kenaikan harga BBM, pemerintah Jokowi-JK malah kini per 1 Januari 2015 menaikkan harga Tarif Dasar Listrik (TDL), harga elpiji 3 kg dan tarif Kereta Api.

Saturday, 3 September 2016

Harga Gas di Cina Yang Impor dari Indonesia Ternaya Lebih Murah

Berita Islam 24H - Pemerintah Jokowi-JK masih merumuskan harga gas industri di Indonesia yang saat ini mencapai USD 8 Million Metric British Thermal Unit (MMbtu). Harga tersebut jauh lebih mahal dibanding Singapura yang hanya berada di kisaran USD 4 per MMbtu.

Selisih harga yang mencapai 2 kali lipat tersebut dikeluhkan oleh para pelaku industri. Sebab, sebagai negara yang mengekspor sebagian hasil gasnya ke Singapura, Indonesia tidak seharusnya memberi tarif dalam negeri yang jauh lebih mahal.

Tidak hanya Singapura, negara tetangga lainnya seperti Malaysia hanya menjual harga gas untuk industri sebesar USD 4,47 per MMbtu, Filipina USD 5,43 per MMbtu dan Vietnam USD 7,5 per MMbtu.

Ahok Disebut Cetak Sejarah Penggusuran Paling Brutal

Jum'at, 29 April 2016


Jakarta, CNN Indonesia -- Sepanjang tahun lalu, berdasarkan data Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, ada 113 kasus penggusuran paksa oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Penggusuran itu merugikan 8.315 kepala keluarga dan 600 unit usaha. Sebanyak 84 persen penggusuran dilakukan secara sepihak.

Itu belum termasuk penggusuran yang dilakukan sejak awal hingga menjelang tengah tahun ini. Merujuk pada data tersebut, sejarawan Betawi JJ Rizal menyebut Ahok sebagai Gubernur Jakarta yang paling sering menggusur warganya.

Proyek Kereta Cepat ‘Belum Jelas’; Mafia Tanah Sudah kuasai Tanah Rakyat

- Jum'at, 2 September 2016



Lingkarannews, Jakarta- Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sedang menunggu pencairan dana dari CDB (China Development Bank), namun para mafia tanah sudah mulai menguasai tanah warga yang terkena jalur kereta cepat tersebut

Tindakan para Mafia tanah tersebut berharap keuntungan atas proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, terutama wilayah di mana keberadaan stasiun kereta cepat berada. Mafia tanah memiliki orientasi bisnis bakal ramai ke depannya

Wilayah di Purwakarta, sejumlah tanah warga sudah ditawari harga bahkan sebagian besar sudah dibeli oleh para mafia tanah. Hal tersebut akan berdampak secara langsung pada kenaikan harga tanah yang termasuk wilayah jalur kereta cepat

PT Kereta Cepat Indonesia China akan berhadapan dengan para mafia untuk pembebasan lahan (namun ada yang mengatakan, mafia tersebut juga adalah ‘orang dalam’ proyek itu sendiri)

Berharap tawar menawar atas kenaikan harga tanah sesuai harga kenaikan harga yang ditetapkan para mafia, tentu akan berdampak pada anggaran pembebasan lahan. Itu terjadi karena terlalu lama nya proses pembebasan lahan yang dilakukan  sehingga dimanfaatkan para mafia tanah untuk bergerak memnguasai lahan yang ada

Adityawarman @aditnamasaya

Tautan: Lingkaran News

Tuesday, 11 November 2014

Rangkuman Pidato Joko Widodo pada Konferensi APEC 2014

Intinya Jokowi menawarkan sumber daya alam Indonesia yang melimpah ruah dan upah buruh yang murah untuk para investor asing dan aseng. Alibinya ya invstasi untuk pembangunan infrastruktur dan fabrikan. Padahal nantinya Indonesia hanya menyediakan barang mentah dan menjualnya kepada pengusaha asing yang buruhnya adalah orang Indonesia juga. Orang Indonesia nanti membayar layanan jalan tol, kereta api dan bandara kepada orang asing aseng. Bisa dikatakan negara dalam negara. Ironis.
 
pic: blogs.wsj.com
1. | Pembangunan Jalur Kereta Api

Kami ingin membangun jalur rel kereta api. Tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga di Sumatera, di pulau Kalimantan, di pulau Sulawesi dan di Papua. Oleh sebab itu kami membutuhkan investasi yang besar di dalam membangun jalur kereta api. Inilah kesempatan bagi bapak Ibu semuanya untuk berinvestasi di bidang ini.

2. | Pembangunan Bandara

Kami juga membutuhkan bandara karena sekian bandara yang ada di Indonesia landasan pacunya masih pendek, kemudian terminalnya juga masih kecil-kecil. Dan kami ingin 5 tahun ke mendatang, bandara yang ada semuanya diperluas dan yang belum, tentu saja dibangun. Jadi bidang ini juga merupaka peluang dan kesempatan bagi  bapak dan ibu. 

3. | Pembangunan Zona Industri derngan Upah Buruh Murah

Kami ingin membangun sebuah zona peindustrian, karena kami ingin industri kita berkembang lagi. Manufaktur di Indonesia juga berkembang lagi.

Bapak ibu bisa melihat, ya kita bandingkan saja, sekarang upah buruh di sini berapa. Di Indonesia berapa. Kalau saya ungkap di sini, pengusaha di sini bisa lari semuanya ke Indonesia, karena kami jauh lebih kompetitif. Oleh sebab itu saya kira pengusaha bisa menyampaikan betapa kita memiliki sebuah ruang kompetisi untuk membawa industri kita berkembang lagi, dunia manufaktur kita juga berkembang lagi.

Ini kesempatan kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia.

Thursday, 9 October 2014

Galeri Foto: Kericuhan Sidang DPR RI 2014 - 2019

Akan diedit kembali

foto: klik-kalamedia.com

Yulian Gunhar, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II. Yulian naik sampai ke meja pimpinan sementara kemudian memijat dan mencium Utje Popong Djundjunan.










foto: metronews.com

foto: kaskus.co.id


Sunday, 3 August 2014

Menjajah Ekonomi Negeri Lain Bertopeng Globalisasi


Kolonialisme hanya menjadi cerita usang, mengenai kapal-kapal kayu dengan pelaut tangguh dari Eropa yang memburu sumber rempah-rempah. Enam abad kemudian kolonialisme gaya baru masuk dan menyelinap ke negeri kita tanpa disadari, lalu menguras kekayaan kita.

Percaya atau tidak, globalisasi selain membangkrutkan secara ekonomi, juga pangan. Empat puluhan tahun lalu, tepatnya 20 Januari 1949, pertama kali Presiden Amerika Serikat, Harry S. Truman, melontarkan kebijakan luar negerinya. Saat itulah dimulainya wacana pembangunan, sebagai harapan bagi dunia ketiga yang tercabik-cabik oleh perang dunia kedua.

Tuesday, 29 July 2014

Dari lebaran ke lebaran

Edit